Showing posts with label Mikrotik. Show all posts
Showing posts with label Mikrotik. Show all posts

Blokir Situs Dengan Layer 7 Protocol Di Mikrotik

1 comment:
A. Pengertian
Layer 7  Protocol adalah layer aplikasi yang Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.

Cara kerja L7 adalah mencocokan (mathcer) 10 paket koneksi pertama atau 2KB koneksi pertama dan mencari pola/pattern data yang sesuai dengan yang tersedia. Jika pola ini tidak ditemukan dalam data yang tersedia, matcher tidak memeriksa lebih lanjut. Dan akan dianggap unknown connections. Anda harus mempertimbangkan bahwa banyak koneksi secara signifikan akan meningkatkan penggunaan memori pada RB maupun PC Router anda. Untuk menghindari itu tambahkan regular firewall matchers (pattern) untuk mengurangi jumlah data yang dikirimkan ke layer-7 filter.


B. Latar Belakang
Banyak yang menggunakan internet untuk hal yang kurang bermanfaat

C. Tujuan
Membatasi akses pada client

D. Alat dan Bahan
  ~ Koneksi Internet
  ~ Mikrotik RouterBoard
  ~ Laptop

E. Durasi Pelaksanaan
6 menit

F. Tahap Pelaksanaan
DISINI SAYA AKAN MEMBLOKIR FACEBOOK
1. Buka Menu IP > Firewall

2. Lalu ke menu layer 7 protocol

3. Kemudian tambahkan (+) Kemudian Beri nama rule tersebut facebook, masukkan script regexp
^.*(facebook.com).*$

4. kemudian tambahkan filter rules
Dengan chain forward
Layer 7 Protocolnya adalah yang udah kita buat tadi yaitu facebook
dan actionnya drop



Dan coba Test

G. Kesimpulan
Kita Dapat membatasi akses untuk client

H. Referensi
Read More

Bridge Concept

No comments:
A. Pengertian
Jaringan seperti Ethernet (Ethernet, Ethernet over IP, IEEE802.11 dalam mode ap-bridge atau bridge, WDS, VLAN) dapat dihubungkan bersamaan dengan menggunakan jembatan MAC. Fitur jembatan memungkinkan interkoneksi host yang terhubung ke LAN yang terpisah (menggunakan EoIP, jaringan terdistribusi secara geografis dapat dijembatani juga jika ada interkoneksi jaringan IP di antara keduanya) seolah-olah terpasang pada LAN tunggal. Karena jembatan transparan, tidak ada daftar traceroute, dan tidak ada utilitas yang dapat membuat perbedaan antara host yang bekerja dalam satu LAN dan host yang bekerja di LAN lain jika LAN ini dijembatani (tergantung pada cara LAN saling berhubungan, latency Dan kecepatan data antar host mungkin berbeda).

Menggabungkan 2 atau lebih interface yang bertipe ethernet, atau sejenisnya, seolah-olah berada dalam 1 segmen network yang sama, Proses penggabungan ini terjadi pada layer data link, Mengaktifkan bridge pada 2 buah interface akan
menonaktifkan fungsi routing di antara kedua interface tersebut.

B. System Bridge

 Memanfaatkan port-port pada Routerboard untuk menghubungkan Perangkat-perangkat jaringan supaya berada dalam satu subnet / bridge network yang
sama layaknya seperti Switch.

Konsekuensi penggunaan Sistem Bridge
  • Sulit untuk mengatur trafik broadcast (misalnya akibat virus, dll)
  • Permasalahan pada satu segment akan membuat masalah di semua segment pada bridge yang sama
  •  Sulit untuk membuat fail over system
  • Sulit untuk melihat kualitas link pada tiap segment
  • Beban trafik pada setiap perangkat yang dilalui akan berat, karena terjadi akumulasi traffic
C. Interface untuk Bridge Port
 Berikut ini jenis-jenis interface yang dapat dijadikan Bridge Port :
  • Ethernet
  • VLAN
    • Merupakan bagian dari ethernet atau wireless interface
    • Jangan melakukan bridge sebuah VLAN dengan interfaceinduknya
  • Wireless AP, WDS, dan Station-pseudobridge
  • EoIP (Ethernet over IP)
  •  PPTP
    • Selama bridge dilakukan baik di sisi server maupun client

                                     
D. Penting tentang Bridge
  • Kita tidak harus memasang IP Address pada sebuah bridge interface
  • Jika kita menonaktifkan bridge, pada IP Address yang terpasang pada bridge akan menjadi invalid
  • Kita tidak bisa membuat bridge dengan interface yang bukan bertipe ethernet seperti synchronous (serial), IPIP, PPPoE, dll.
  • Namun, bisa kita lakukan bridge pada interface tersebut dengan membuat EoIP Tunnel terlebih
E. Referensi
https://wiki.mikrotik.com 
https://mikrotik.co.id
Read More

EoIP Tunnel dengan Mikrotik

No comments:
A. Pengertian
    Tunnel adalah jalur khusus yang ada pada internet yang digunakan untuk menghubungkan 2 jaringan atau lebih.
    EOIP Tunnel adalah program tunnel yang hanya ada pada perangkat mikrotik
(Mikrotik Proprietary) yang digunakan untuk membangun network tunnel. EOIP
tunnel tidak menggunakan enkripsi dalam pengiriman paket datanya, tidak
disarankan menggunakan EOIP tunnel untuk transfer data yang memiliki keamanan yang tinggi.

B. Latar Belakang
Rasa penasaran saya akan cara kerja EoIP Tunnel

C. Tujuan
Membangun jaringan dengan EoIP

D. Alat dan bahan
    ~Laptop
    ~kabel UTP
    ~RouterBOARD Mikrotik

E. Durasi Pelaksanaan
10 menit

F. Tahap Pelaksanaan

1. konfigurasikan IP seperti Topologi diatas
2. Hubungkan antara AP dengan Station
3. Buat interface EoIP Tunnel dan masukan remote address dan tunnel ID

Router 1
 
Router 2
NB:remote address = IP Address Publik lawan, Tunnel ID = ID antara router EoIP harus sama, 

4. Kemudian Bridge Interface eth 2 dan interface EoIP
lakukan hal seperti diata di router yang satunya

5. lalu beri IP pada komputer
beri juga di komputer yang satunya

6. kemudian test ping IP komputer Lawan

 

G. Kesimpulan
EOIP tunnel tidak menggunakan enkripsi dalam pengiriman paket datanya, tidak disarankan menggunakan EOIP tunnel untuk transfer data yang memiliki keamanan yang tinggi.

H. Referensi 


Read More

PTP VLAN Dengan OSI LAYER 2

No comments:
 
A. Pengertian
Virtual Local Area Network (VLAN) merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga.

B. Latar Belakang
Mempelajari Vlan lebih luas (layer 2/ data link)

C. Tujuan
memahami Cara kerja PTP Vlan di osi layer 2

D. Alat dan Bahan
    ~ laptop
    ~ Kabel UTP
    ~ Mikrotik RouterBOARD
E. Durasi pelaksanaan
  5 menit

F. Tahap Pelaksanaan
1. Buat interface Vlan
NB: VLAN id harus sama dengan VLAN id lawan

2. Kemudian buat bridge antara Vlan dengan ether2
3. buat IP Untuk vlan dan Interface yang terhubung ke laptop 
     NB:konfigurasikan hal yang sama di router yang satunya

4. lalu buat Koneksi baru dengan Connection type VLAN

5.  Pilih parent Dropdown Parent interface Kemudian pilih paren interface dan isikan Vlan Id dan Vlan interface name sesuai dengan yang sudah dibuat 

6. kemudian Isikan IP Address yang satu Network Degan Yang Kita Buat di Mikrotik


7. lalu Kita coba Ping Laptop lawan yang sudah Di konfigurasi Vlan sama  
  
G. Kesimpulan
Dengan menggunakan Vlan kita bisa meminimalisir penggunaan kabel.

H. Referensi
 
Read More

Distribusi Vlan Dengan wirelless di mikrotik

1 comment:

A. Pengertian
   Virtual Local Area Network (VLAN) merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga.

B. Latar Belakang
Ingin membuat interface virtual lan di interface wirelless

C. Tujuan
 Bisa memakai interface virtual di interface fisik

D. Alat dan Bahan
    ~ Laptop/pc
    ~ Kabel UTP
    ~ Mikrotik RouterBOARD

E. Durasi Pelaksanaan
    5 menit

F. Tahap Pelaksanaan 

1. bukan winbox, buat interface Wlan sebagai AP dan tambahkan vlan interface Wlan
   - beri nama, vlan id, dan isikan interface fisik yaitu wlan

2. lalu beri IP untuk Vlan kita

3. buat Koneksi baru dengan Connection type VLAN

4. kemudian isi vlan id dan vlan interface sesuia dengan yang kita buat di mikrotik

5. isikan IP Address satu segment dengan yang kita buat tadi

6. kemudian chek di terminal dengan perintah ifconfig 
 

G. Kesimpulan
kita bisa menggunakan interface virtual dalam interface fisik


Read More

Menghubungkan Laptop Dengan Vlan

No comments:
A. Pengertian
    Virtual Local Area Network (VLAN) merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga.

B. Latar Belakang
  akan tidak efisien jika menggunakan banyak kabel, dan memakan biaya yang mahal.

C. Tujuan
menghubungkan vlan ke laptop tanpa mengubah lan fisik

D. Alat dan Bahan
    ~Laptop
    ~Mikrotik RouterBOARD
    ~Kabel UTP

E. Durasi Pelaksanaan
    8 menit

F. Tahap Pelaksanaan

1. Buat Interface VLAN

 2. Buat Nama interface Vlan
 

3. Kemudian beri IP untuk Vlan

4. lalu buat DHCP server untuk vlan 

 5. kemudian buat konksi baru dengan Connection type Vlan

6. lalu masukan Vlan Id sama dengan yang kita buat tadi dan juga Vlan interfacenya



 7. dan untuk ip pilih DHCP

8. terakhir kita test di terminal dengan perintah ifconfig 
  

G. Kesimpulan
  Dengan Vlan Kita lebih menghemat kabel

H. Referensi
  www.mikrotik.co.id
Read More

Mengenal Vlan (Virtual Local Area Network)

2 comments:
 http://www.teltonika.lt/main/wp-content/uploads/features_img/vlan.png
A. Pengertian
      
    Virtual Local Area Network (VLAN) merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.

   Sebuah VLAN memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team .

 B. Sejarah

Setelah sukses melakukan eksperimen dengan voice over Ethernet dari tahun 1981 sampai 1984, Dr. W. David Sincoskie bergabung dengan Bellcore dan mulai menangani masalah peningkatan jaringan Ethernet. Pada 10 Mbit / s, Ethernet lebih cepat daripada kebanyakan alternatif pada saat itu. Namun, Ethernet adalah jaringan siaran dan tidak ada cara yang baik untuk menghubungkan beberapa jaringan Ethernet bersama-sama. Ini membatasi total bandwidth jaringan Ethernet menjadi 10 Mbit / s dan jarak maksimum antara dua node menjadi beberapa ratus kaki.

Sebaliknya, walaupun kecepatan puncak jaringan telepon yang ada untuk koneksi individual terbatas pada 56 kbit / s (kurang dari seperseratus kecepatan Ethernet), total bandwidth jaringan tersebut diperkirakan 1 Tbit / s, mampu bergerak lebih dari seratus Seribu kali lebih banyak informasi dalam skala waktu tertentu.

Meskipun memungkinkan untuk menggunakan IP routing untuk menghubungkan beberapa jaringan Ethernet bersama-sama, harganya mahal dan relatif lambat. Sincoskie mulai mencari alternatif yang membutuhkan sedikit pengolahan per paket. Dalam proses itu, dia secara mandiri menemukan kembali switch Ethernet belajar mandiri.

Namun, menggunakan switch untuk menghubungkan beberapa jaringan Ethernet dengan mode fault-tolerant memerlukan jalur yang berlebihan melalui jaringan itu, yang pada gilirannya memerlukan konfigurasi spanning tree . Ini memastikan bahwa hanya ada satu jalur aktif dari node sumber ke tujuan manapun di jaringan. Hal ini menyebabkan switch terpusat menjadi bottleneck, yang membatasi skalabilitas karena lebih banyak jaringan saling berhubungan.

Untuk membantu meringankan masalah ini, Sincoskie menemukan VLAN dengan menambahkan tag ke setiap frame Ethernet. Tag ini bisa dianggap sebagai warna, katakan merah, hijau, atau biru. Kemudian masing-masing switch bisa ditugaskan untuk menangani frame dengan satu warna, dan mengabaikan sisanya. Jaringan bisa saling berhubungan dengan tiga pohon yang membentang, satu untuk setiap warna. Dengan mengirimkan campuran warna bingkai yang berbeda, bandwidth agregat dapat ditingkatkan. Sincoskie menyebut ini sebagai jembatan multitree. Dia dan Chase Cotton menciptakan dan menyempurnakan algoritma yang diperlukan untuk membuat sistem layak dilakukan. "Warna" inilah yang sekarang dikenal di bingkai Ethernet sebagai header IEEE 802.1Q , atau tag VLAN. Sementara VLAN biasanya digunakan di jaringan Ethernet modern, menggunakannya untuk tujuan semula akan agak tidak biasa.

Pada tahun 2003, Ethernet VLAN dijelaskan pada edisi pertama standar IEEE 802.1Q .

Pada tahun 2012, IEEE menyetujui IEEE 802.1aq ( jalur penjembatan terpendek) untuk membakukan penyeimbangan beban dan jalur terpendek dari ( multicast dan unicast ) lalu lintas yang memungkinkan jaringan yang lebih besar dengan rute jalur terpendek antar perangkat . Dalam 802.1aq Shortest Path Bridging Desain dan Evolusi: Perspektif Arsitek David Allan dan Nigel Bragg menyatakan bahwa jalan terpanjang menjembatani adalah salah satu penyempurnaan paling signifikan dalam sejarah Ethernet.

C. Cara Kerja VLAN 

    VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan untuk
mengklasifikasikannya, baik menggunakan port, MAC addresses dsb. Semua
informasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging)
di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkan
port yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yang
digunakan oleh VLAN. Untuk mengaturnya maka biasanya digunakan
switch/bridge yang manageable atau yang bisa di atur. Switch/bridge
inilah yang bertanggung jawab menyimpan semua informasi dan konfigurasi
suatu VLAN dan dipastikan semua switch/bridge memiliki informasi yang sama.
Switch akan menentukan kemana data-data akan diteruskan dan sebagainya.
atau dapat pula digunakan suatu software pengalamatan (bridging software)
yang berfungsi mencatat/menandai suatu VLAN beserta workstation yang
didalamnya.untuk menghubungkan antar VLAN dibutuhkan router.

D. Keuntungan VLAN
  • Security– Departemen yang memiliki data sensitive terpisah dari jaringan yang ada, akan mengurangi peluang pelanggaran akses ke informasi rahasia dan penting.
  • Cost reduction – Penghematan biaya dihasilkan dari tidak diperlukannya biaya yang mahal untuk upgrades jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth dan uplink yang tersedia.
  • Higher performance – Dengan membagi jaringan layer 2 menjadi beberapa worksgroup secara logik (broadcast domain) mengurangi trafik yang tidak diperlukan pada jaringan dan meningkatkan performa.kjk
  • Broadcast storm mitigation – Dengan membagi sebuah jaringan menjadi VLAN mengurangi jumlah peralatan yang berpartisipasi dalam broadcast storm.
  • Improved IT staff efficiency – Dengan VLAN pengelolaan jaringan lebih mudah, karena user-user dengan kebutuhan jaringan yang sama berbagi VLAN yang sama.
  • Simpler project or application management – Memiliki fungsi-fungsi terpisah mempermudah pengelolaan sebuah project atau bekerja dengan aplikasi khusus.
 E. Kesimpulan
Jadi Sebuah VLAN itu di Ibaratkan Sebuah kabel jaringan yang berada di kabel fisik.
F. Referensi
id.wikipedia.org
https://dedenthea.wordpress.com 
Read More

VAP (Virtual Access Point)

No comments:
A. Pengertian
   Virtual Access Point adalah interface virtual wireless yang digunakan untuk
membuat beberapa Access Point Virtual dari satu interface wireless fisik. Jadi hanya dengan menggunakan satu wireless interface fisik saja kita dapat membuat banyak virtual Access Pont dengan SSID, Network, dan Mac Address, yang berbeda pada masing masing-masing AP. Namun menggunakan frekuensi dan band yang sama dengan wlan induknya (real). Berikut keterangan pada Virtual Access Point:
- Virtual AP akan menjadi child dari wlan yang ada (interface real)
-Satu Interface wlan dapat digunakan untuk membuat virtual AP dengan batas
maksimum VAP sebanyak 128 VAP
-Virtual AP dapat dikonfigurasi dengan SSID, Network, security profile dan
access list yang berbeda, namun frekuensi dan band yang digunakan sama
dengan yang digunakan pada wlan induk (interface real)
-Virtual AP bersifat sama seperti AP pada umumnya seperti:
  • Dapar dihubungkan dengan station/client
  • Dapat mendistribusikan IP address dengan fitur DHCP Server
  • Dapat difungsikan sebagai Hotspot Server
 Virtual AP pada mikrotik juga bisa dikonfigurasikan pada firewall. Fitur Virtual AP ini sama halnya seperti yang ada pada Virtual LAN (VLAN) pada jaringan kabel.

B. Latar Belakang
rasa ingin tahu saya mengenai 1 Perangkat wirelless bisa ada beberapa SSID

C. Tujuan
Bisa Membuat Lebih dari 1 SSID dalam 1 perangkat wirelless

D. Alat dan bahan
~Laptop
~RouterBoard Support wifi

E. Durasi Pelasksanaan
5 menit

F. Tahap Pelaksanaan

1. buka menu wirelless -->add --> Virtual


 

2. pada tab menu  wirelless isikan SSID dan Master interface WLAN 1

 lalu apply --> ok 

3. kemudian di sini saya buat 1 SSID lagi untuk yang ada passwordnya
 

4. Kemudian cek di smartphon atau Laptop
 
 

G. Kesimpulan
Kita Bisa Membuat lebih dari 1 SSID dalam 1 perangkat wirelless

H. Referensi
www.mikrotik.co.id
Read More

Blok website dengan (Content) pada MIkrotik

2 comments:

https://verysetiawan.files.wordpress.com/2012/10/blokir-website.jpg


A. Pengertian
  Mikrotik memliki banyak fitur dalam urusan firewall. Contohnya adalah
blocking. Pada pembahasan ini, kita akan membahas bagaimana caranya membuat blocking berdasarkan Konten (kata).

B. Latar belakang
Internet bagaikan dua sisi mata pisau, tergantung sisi mana kita menggunakannya.
 
C. Tujuan
membatasi akses kepada client terhadap situs tertentu

D. Alat dan bahan
RouterBoard Mikrotik
Laptop
Akses internet

E. Durasi Pelaksanaan
10 menit

F. Tahap Pelaksanaan
** sebelum melakukan blok konten** 
 1. pertama akses mikrotik menggunakan winbox
     ke menu IP -->firewall --> filter rules
 

2. kemudian Tambahkan (+) filter rules dengan chain forward 
 

3. Di tab Menu Action isikan content yang mau di blok di sini saya memblok facebook 

4. dan untuk action pilih Drop  
 

 5. yang tadinya bisa mengakses konten "facebook" ..sekarang tidak bisa.





















G. Kesimpulan 
kita bisa membatasi client mengaakses konten.

H. Referensi
www.mikrotik.id
Read More